Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

JIka Anda menjadi pemimpin sekelas apapun…

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Nasehat di bawah ini untuk para pemimpin sekelas apapun, baik pemimpin Negara, samapi pemimpin dirumah tangga atau mungkin di kantor, pabrik dan semisalnya…

Selengkapnya...

Membuat Hati Lebih Tenang - Buah Manis Beriman Kepada Takdir (bag. 02)

بسم اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Ketenangan hati…

Inilah yang dicari-cari setiap insan yang hidup di dunia, berbagai macam cara yang dilakukan oleh seseorang untuk mencari yang namanya KETENANGAN HATI DAN JIWA;

Selengkapnya...

Sempurnanya Keimanan – Buah Manis Beriman Kepada Takdir (bag. 01)

بسم الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

  1. Sempurnanya keimanan

Dengan beriman kepada Takdir Allah Ta’ala baik dan buruknya, maka sah dan sempurnalah keimanan. Karena beriman kepada Qadha dan qadar adalah salah satu dari rukun iman yang enam, yang tidak sah keimanan seseorang jika tidak beriman dengan benar kepadanya.

Selengkapnya...

MENASEHATI PEMIMPIN TENTANG KENAIKAN BBM

Semakin terlihat jelas di depan mata bahwa ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika diamalkan maka tidak akan mendatangkan kecuali, KEBAHAGIAAN, KENYAMANAN, KETENTRAMAN, KETERTIBAN DAN KESRABILAN DI DUNIA SEBELUM AKHIRAT.

Selengkapnya...

Kebenaran Jangan Diukur Karena Seorang Manusia

Selengkapnya...

Nyata, Mereka Terlepas dari Kesulitan dengan Mentauhidkan Allah Ta’ala

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Di bawah ini beberapa kisah nyata tentang orang-orang yang ketika mendapat kesulitan mereka bukannya meminta kepada;

- manusia yang dianggap pintar, baik berprofesi sebagai dukun, paranormal, guru spiritual, tukang ramal dan lainnya yang semakna dengan mereka

- orang mati yang sudah di kubur, baik yang dipandang sebagai wali, sunan atau orang shalih. (Tidak memanggil wahai husein, wahai abdul qadir jailani, wahai si fulan, wahai si fulan seperti yang diajarkan kepada penulis ketika masih belajar dalam ajaran sesat yang menyandarkan ajarannya kepada Islam).

Selengkapnya...

ANTARA TAAT KEPADA PEMIMPIN NEGARA DENGAN PEMIMPIN PARTAI?!

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Jika kita perhatikan hadits berikut:

« يَكُونُ بَعْدِى أَئِمَّةٌ لاَ يَهْتَدُونَ بِهُدَاىَ وَلاَ يَسْتَنُّونَ بِسُنَّتِى وَسَيَقُومُ فِيهِمْ رِجَالٌ قُلُوبُهُمْ قُلُوبُ الشَّيَاطِينِ فِى جُثْمَانِ إِنْسٍ »

Artinya: “Akan ada sepeninggalku para pemimpin yang tidak melaknsankan petunjukku dan tidak melaksankan sunnahku, dan akan memimpin ditengah-tengah mereka orang-orang yang hatinya seperti hati syetan di dalam tubuh manusia.” Hr. Muslim

Maka kita dapat ambil pelajaran bahwa akan ada para pemimpin yang tidak melaksanakan ajaran rasulullah dan berbuat zhalim.

Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung