Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Setiap Bid’ah Sesat (bag. 04)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Masih membicarakan alasan yang digunakan untuk menyatakan adanya bid’ah hasanah:

2.     Pemahaman yang salah terhadap ucapan Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu:

نِعْمَ الْبِدْعَة هَذِهِ

Artinya: "Inilah sebaik-baiknya bid'ah"[1].

Selengkapnya...

Setiap Bid’ah Sesat (bag. 03)

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Alasan-alasan yang digunakan untuk menyatakan bahwa ada bid'ah hasanah di dalam agama Islam beserta bantahannya

 1.     Pemahaman yang keliru dari hadits:

مَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَىْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ

Artinya: "Barangsiapa yang mencontohkan sunnah yang baik di dalam Islam maka baginya pahala dan pahala orang yang mengerjakan sunnah tersebut setelahnya tanpa mengurangi dari pahala-pahala mereka dan barangsiapa yang mencontohkan sunnah yang buruk di dalam Islam maka baginya dosa dan dosa yang mengerjakan sunnah yang buruk tersebut setelahnya tanpa mengurangi dosa-dosa sedikitpun pelakunya"[1].

Setiap Bid’ah Sesat (bag. 02)

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Permasalahan pokok dari tulisan ini…

                        Sebagian dari kaum muslimin masih bingung kalau dikatakan kepadanya bahwa "Setiap bid'ah sesat", diantara mereka ada yang mengatakan: "Imam Syafi'ie saja membaginya membagi dua", yang lain akan mengatakan: "Umar bin Khaththab saja mengatakan: "Ini adalah sebaik-baik bid'ah", ada lagi yang mengatakan: "Yang pentingkan niatnya", dan banyak lagi, dan banyak lagi.

Selengkapnya...

Setiap Bid’ah Sesat (bag. 01)

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Alasan, mengapa bid’ah perlu kita bahas ?

            Salah satu penyebabnya adalah untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim memberikan nasehat kepada para saudaranya sesama muslim, agar nantinya terlepas dari tanggung jawab di hadapan Allah Azza wa Jalla dan proses penjelasan akan sebuah kebenaran

Selengkapnya...

Semua Minta Dalil, Terlalu Picik Memahami Agama!

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Masih terheran-heran mendengar seorang yang mengucapkan: “Semua minta dalil, terlalu picik memahami agama”

Masih merasa sangat aneh ketika seorang dimintai dalil, ia malah mengucapkan: “Imam Fulan berkata…” atau berkata: “Habib fulan berkata…” atau berkata: “Tapi kyaiku Fulan berpendapat…”

Masih geleng-geleng kepala, ketika sudah menyebutkan ayat-ayat suci al Quran dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai dalil dalam sebuah permasalahan, malah diucapkan: “Sombong, sok pinter, takabbur, merasa benar sendiri, minta dihormati”

Ada lagi yang mengatakan: “Dalil-dalil terus, pakai perasaan dong, pakai akal dong”

Dan mungkin saudaraku seiman…juga pernah mendengar ucapan-ucapan yang senada dengan di atas…

Selengkapnya...

Haruskah Berbuat Syirik Hanya Demi Sebuah

 بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Tulisan ini adalah nasehat untuk diri sendiri utamanya dan untuk kaum muslim setelahnya.

Jangan karena hanya ingin dapatkan jabatan yang sangat sementara, kekayaan yang tidak kekal mengorbankan keyakinan dan agama.

Demi Allah, silahkan mungkin semua bisa hilang dari kita, semua lebih dari kaya dari kita, tetapi jangan sampai akidah juga hilang dari kita.

Selengkapnya...

Rumahku Sempit Tetapi Semoga Kuburanku Tidak Sempit

 بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Sebagian orang mengeluh; “Aduh rumahnya sempit, mau meletakkan meja makan aja bingung”
Ada lagi  yang mengeluh: “Aduh rumahnya sempit, dapurnya apalagi, ke kanan ke jedot wajan, ke kiri ke jedot rak piring”
Ada lagi yang mengeluh: “Aduh rumahnya sempit, sampai-sampai mau tidur aja susah”

Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung