Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

*GRUP QAWARIER قوارير* *HUKUM MENGAJAK TAHAJJUD MELALUI WHATSAPP*

*Pertanyaan*
Dari : Rita, Bekasi

Ijin bertanya Ustadz

Assalamu'alaikum warahmaatullaahi wabarakaatuh

Apakah mengajak sholat Tahajjud , melalui WA itu tidak termasuk riya.

Mohon penjelasannya, semacam pada anak-anak, Saudara .
Syukran atas penjelasannya ustadz

Jazaakallah khairan .


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh

Tidak , itu termasuk amar Ma'ruf tetapi ngajaknya jangan memberitahu kita lagi tahajjud atau pas lagi waktu memang tahajjud, karena ditakutkan riya'. karena amalnya ketahuan nanti.
Mengajak pas di waktu lain.

Wallahu a'lam

Senin, 28 Jumadil Tsani 1438 H/27 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *MENGKHUSUSKAN PUASA DI BULAN RAJAB*

*Pertanyaan*
Dari : Ummu Naufa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Saudaraku...
Sekedar mengabarkan,menginformasikan bahwa besok hari rabu tanggal 29 maret 2017 bertepatan tanggal 1 Rajab 1438 H,
''Bagi yang mengerjakan puasa 2 hari di awal Rajab seakan Ibadah 2 tahun ( Rabu,Kamis ), Bagi yang mengerjakan Puasa dari hari Rabu, Kamis,& Jum'at berturut-turut dibulan Rajab maka pahalanya Ibadah 700 tahun dan Bagi yang mengingatkan orang lain tentang ini seakan Ibadah 80 tahun''
Subhanallah...
Begitu mulya dan Indahnya Bln Rajab, saudaraku...jangan sia-siakan bulan yang mulya ini. Amin ya Robbal alamin. Terima kasih...:bouquet:

Afwan ustadz, apakah ini shahih ustadz mohon penjelasan nya.


*Dijawab oleh :*
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh

Perkataaan Ulama Islam tentang Mengkhususkan Ibadah di Bulan Suci Rajab

Cetak Surat Kategori:
AQIDAH Diterbitkan pada MINGGU, 12 MEI 2013 10:16 Dilihat: 1339

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Karena kita sudah memasuki bulan Rajab yang suci, maka sebagai muslim, kita diperintahkan untuk mensucikannya dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan zhalim, sebagaimana yang dilarang oleh Allah Ta’ala di dalam Al Quran

{ إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ } [التوبة: 36]

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” QS. At Taubah: 36.

Syeikh Abdurrahman As Sa’di rahimahullah berkata:

يحتمل أن الضمير يعود إلى الاثنى عشر شهرا، وأن اللّه تعالى بين أنه جعلها مقادير للعباد، وأن تعمر بطاعته، ويشكر اللّه تعالى على مِنَّتِهِ بها، وتقييضها لمصالح العباد، فلتحذروا من ظلم أنفسكم فيها.

ويحتمل أن الضمير يعود إلى الأربعة الحرم، وأن هذا نهي لهم عن الظلم فيها، خصوصا مع النهي عن الظلم كل وقت، لزيادة تحريمها، وكون الظلم فيها أشد منه في غيرها.

Artinya: “Bisa dimungkinkan kata ganti (yang ada pada “فيهن”) kembali kepada dua belas bulan, dan Allah Ta’ala telah menjelaskan bahwa Dia menjadikannya sebagai takdir seluruh hamba, dan hendaknya dimakmurkan (di dalamnya) dengan mengerjakan keta’atan kepada-Nya, dan bersyukur kepada Allah Ta’ala atas nikmat-Nya dan pembatasannya untuk kepentingan seluruh hamba, maka berhati-hatilah dari menzhalimi diri kalian di dalam bulan-bulan tersebut.”

“Dan dapat dimungkinkan bahwa kata ganti kembali kepada empat bulan yang suci, dan bahwa larangan ini buat mereka berbuat zhalim di dalamnya, terutama bersamaan dengan larangan berbuat zhalim pada setiap waktu, untuk tambahan pengharamannya dan perbuatan kezhaliman di dalamnya lebih da rinya di dalam selainnya.”
Lihat kitab Tafsir As Sa’di, 336.

Dan termasuk perbuatan zhalim yang dilakukan di dalam bulan suci Rajab ini adalah melakukan perbuatan bid’ah yang menyerupai amalan yang disyari’atkan tetapi ternyata tidak sama sekali dalil shahih baik secara sanadnya ataupun pendalilannya yang menunjukkan disyari'atkannya amalan tersebut.

Maka di bawah ini saya akan sebutkan beberapa perkataan ulama Islam dari mulai zaman shahabat sampai zamannya para imam dan huffazh tentang TIDAK ADA AMAL IBADAH KHUSUS KARENA BULAN RAJAB YANG DI DASARI OLEH DALIL YANG SHAHIH.

Mari perhatikan perkataan mereka:

عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الْحُرِّ ، قَالَ : رَأَيْت عُمَرَ يَضْرِبُ أَكُفَّ الْمُتَرَجِّبِينَ ، حَتَّى يَضَعُوهَا فِي الطَّعَامِ . وَيَقُولُ : كُلُوا ، فَإِنَّمَا هُوَ شَهْرٌ كَانَتْ تُعَظِّمُهُ الْجَاهِلِيَّةُ .

Artinya: “Kharsyah bin Al Hurr berkata: “Aku telah melihat Umar radhiyallahu ‘anhu memukul telapak tangan-telapak tangan orang-orang yang berpuasa karena bulan Rajab, dan beliau berkata: “Makanlah, karena sesungguhnya ia adalah bulan yang dahulunya orang-orang jahiliyyah.” HR. Ibnu Abu Syaibah dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Irwa’ Al Ghalil, 4/113.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : كَانَ ابْنُ عُمَرَ إذَا رَأَى النَّاسَ ، وَمَا يُعِدّونَ لِرَجَبٍ ، كَرِهَ ذَلِكَ.

Artinya: “Waki’ meriwayatkan dari ‘Ashim bin Muhammad, ia meriwayatkan dari bapaknya, bahwa ia berkata: “Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah beliau jika melihat orang-orang dan apa yang mereka siapkan untuk bulan Rajab, beliau membenci hal itu.” HR. Ibnu Abi Syaibah.

عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: عن عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ, فَقَالَ عُرْوَةُ: يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَلَا تَسْمَعِينَ مَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ؟ قَالَتْ: مَا يَقُولُ؟ قَالَ: يَقُولُ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ فَقَالَتْ: يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمْرَةً إِلَّا وَهُوَ شَاهِدٌ وَمَا اعْتَمَرَ فِي رَجَبٍ قَطُّ

Artinya: “Mujahid rahimahullah berkata: “Urwah bin Zubair meriwayatkan,beliau berkata: “Wahai Ummul Mukminin, apakah kamu mendengar apa yang dikatakan oleh Abu Abdurrahman (Ibnu Umar) radhiyallahu ‘anhuma?”, beliau menjawab: “Apa yang ia katakan?”, beliau berkata: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berumrah sebanyak empat kali, salah satunya di dalam Rajab”

Wallahu a'lam

Senin, 28 Jumadil Tsani 1438 H/27 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *HADITS TENTANG POLA MAKAN RASULULLAH YANG SEDERHANA*

*Pertanyaan*
Dari : Lia, BSD

Assalamu'alaykum ustadz, mohon penjelasan apakah shahih hadist berikut ini yang di posting oleh seseorang di FB sehubungan dengan pola makan Rasulullah Salallahu 'Alaihi Wassallam

"Rasulullaah orang yang sederhana dalam makan tidak berlebih lebihan dalam segala apapun, Rasulullaah menyukai daging yang dibakar dan yang makanan manis manis". (Ini tertulis dalam beberapa hadits shahih)
Jazaakallah Khoiron


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh

Secara makna apa yang disebutkan benar.

Wallahu a'lam

Senin, 28 Jumadil Tsani 1438 H/27 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *TEMPAT TINGGAL MASA IDDAH ISTERI*

*Pertanyaan*
Dari : Ummu Juaid

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Ustadz ada pasangan suami istri sudah tua tinggal di Australia, QodarAllah suami sakit , akhirnya di bawa ke Indonesia, di indonesia ada anak perempuannya dan mantunya dokter . Suaminya kemudian meninggal di indonesia , apakah boleh istrinya balik ke Australia untuk iddah disini atau nunggu iddah selesai baru boleh balik ke Australia.
Jazakallah Khoiron
Beliau ada rumah di Australia dan ada anak laki dan perempuannya juga di sini.


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh,

Istri ini iddahnya di rumah suaminya yang meninggal (Australia), dan juga karena ada mahramnya disana (Australia).

Wallahu a'lam

Senin, 28 Jumadil Tsani 1438 H/27 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *HUKUM WUDHU SAAT THAWAF*

*Pertanyaan*
Dari : Leyli Tajri

Assalamu'alaikum....
Ustadz ana mau tanya, benarkah thawaf itu tidak perlu wudhu?


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh

Masalah thawaf tidak perlu (atau bahasa fiqihnya disyaratkan wudhu atau tidak?) maka terjadi khilaf.

Pendapat yang paling kuat secara dalil adalah wudhu sangat dianjurkan sebelum thawaf, tetapi jika batal dan susah untuk keluar berwudhu maka In syaa ALLAH diteruskan thawafnya dan thawafnya sah.

Wallahu a'lam bish showab

Senin, 28 Jumadil Tsani 1438 H /27 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *AIB MANTAN SUAMI*

*Pertanyaan*
Dari : Minna Ummu Faiz

Ustadz tanya, saat ada orang bertanya :
Kenapa kalian bercerai ?
Apa jawaban yang paling baik Ustadz?
Karena kalau cerita yang sebenarnya, apakah termasuk membuka aib mantan suami ?


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

Wa'alaikumus salam warahmatullahi wabarakaatuh

Tidak semua harus dijawab.

Wallahu a'lam

Ahad, 27 Jumadil Tsani 1438 H/26 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

*GRUP QAWARIER قوارير* *HUKUM SUAMI MEMBANTU PEKERJAAN RUMAH TANGGA*

*Pertanyaan*
Dari : Sumitra ( Dedeh )

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz bisa tolong jelaskan tugas pokok seorang suami , selain sebagai imam , menafkahi isterinya lahir bathin , beribadah dengan baik.
Apakah juga harus membantu pekerjaan rumah , misal menyeterika , cuci piring ?
Padahal sudah capek dengan rutinitas kantornya dengan ber macam masalah
شُكْرًا كَثِيْرًا ustadz


*Dijawab oleh* :
*Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله*

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَـاتُهُ

Suami yang sangat baik yang mencontoh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang membantu pekerjaan istri di rumah.

Wallahu a'lam bish showab

Ahad, 27 Jumadil Tsani 1438 H/26 Maret 2017 M

*Gabung Yuk* :
•WAG QAWARIER قوارير
(khusus muslimah) : 082113195102 - 08121056840
•https://t.me/qawarier
•https://t.me/ahmadzainuddinalbanjary
•https://t.me/dakwahsunnahdotcom

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung