Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Jangan Merasa Keren, Jika Masih Bodoh dalam Ilmu Agama

 بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Kawan pembaca, semoga Anda selalu dilindungi Allah Ta'ala…
Keren dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya adalah Gagah, Perlente.
Terkadang terlihat seorang merasa lebih keren dengan pakaiannya yang modis
Terkadang terlihat seorang merasa lebih gagah  dengan alat tranportasi yang ia tunggangi
Padahal yang pantas merasa keren, tampak gagah dan ayu adalah seorang yang pintar ilmu agama
Di bawah ini tulisan mengajak untuk mendalami ilmu agama, menghilangkan kebodohan terhadap ilmu agama, jangan merasa perlente padahal ilmu agama masih minim, wallahul musta'an.

Selengkapnya...

Let’s Go To The Real Tranquility

 بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Hidup di dunia selalu penuh resiko, permasalahan, tantangan, tugas, ujian…
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk seorang yang masih takut dengan resiko yang ia hadapi dalam hidupnya
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk menenangkannya dari problem yang ia hadapi…
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk melegakannya dari permasalahan yang ia hadapi…
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk melapangkan dari ujian, tantangan yang menyulitkan dan menghimpitnya…

Selengkapnya...

Tanpa Malu dan Karena Malu (Malu, Berlian yang Hilang)

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

TANPA MALU ia berbuat syirik; minta berkah kepada orang sudah mati, meletakkan sesajen, memakai jimat, percaya dukun atau tukang ramal, dsb, bahkan sampai mengajak orang dan promosi!
TANPA MALU ia berbuat bid’ah bahkan mengajak kaum muslim lainnya
TANPA MALU ia berzina atau menyebarkan sarana untuknya; baik dengan foto syur, majalah unlimited aurat, video panas dsb, bahkan terkadang berani diwawancarai tentang perzinahannya bahkan lagi membela diri atas nama hak asasi manusia!
TANPA MALU ia korupsi, maling harta orang banyak, bahkan sudah terbukti masih ngeles dan berlaku sok suci!
TANPA MALU ia meminum khamr bahkan sampai mati
TANPA MALU wanita muslimah ini membuka auratnya, bahkan dengan dalih mencari yang berbakat, diberi hadiah hanya puluhan juta.
TANPA MALU…TANPA MALU…TANPA MALU…masih banyak yang lain, semua ternyata sumbernya adalah dilakukan TANPA RASA MALU!
OLEH SEBAB ITULAH ISLAM SANGAT MEMPERHATIKAN DAN MENYANJUNGKAN SIFAT MALU, AGAR TIDAK TERJADI PERIHAL DIATAS;

Selengkapnya...

Orang Cerdas Tidak Melewatkan Kesempatan Emas Di Bulan Dzulhijjah…!!!

بسم الله الرحمن, الحمد لله رب العالمين وصلى الله و سلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Para pembaca…semoga Anda selalu dalam keadaan sehat, penuh keimanan.

Termasuk tingkat kejeniusan yang sangat tinggi adalah mengenal kesempatan-kesempatan emas, waktu-waktu berharga, keadaan-keadaan penting yang disebutkan di dalam syariat Islam berdasarkan Al Quran dan hadits shahih, dan tidak membiarkan kesempatan, waktu dan keadaan tersebut terbuang percuma tanpa diisi dengan amal shalih.

Termasuk di dalamnya KESEMPATAN EMAS DI BULAN DZULHIJJAH!!!

Selengkapnya...

Puas dan Syukurilah Pemberian, Niscaya Anda Menjadi Orang Terkaya Sebenarnya

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Semoga tulisan ini bermanfaat, terutama bagi;

-Seorang  yang selalu merasa tidak puas, dengan apa yang ia dapatkan dari pemberian Allah Ta’ala

-Seorang yang selalu menggerutu dengan pemberian Allah Ta'ala bahkan terkadang meremehkan pemberian-Nya

-Seorang yang selalu memaksakan sesuatu yang tidak dia sanggupi, sehingga lupa nikmat yang ada dihadapannya.

Saya pernah membaca perkataan Imam Ahmad rahimahullah kepada Syuja' bin makhlad:

يَا أَبَا الْفَضْلِ إنَّمَا هُوَ طَعَامٌ دُونَ طَعَامٍ وَلِبَاسٌ دُونَ لِبَاسٍ ، وَإِنَّهَا أَيَّامٌ قَلَائِلُ

"Wahai Abu Al Fadhl, sesungguhnya ia hanya sebuah makanan di bawah makanan (yang lain), pakaian di bawah pakaian (yang lain) dan sesungguhnya ia hanya beberapa hari yang sementara." Lihat kitab Thabaqat Al Hanabilah, 1/169 dan kitab Manaqib Al Imam Ahmad, karya Ibnul Jauzy, hal. 248.

maksud dari perkataan beliau adalah; ada makanan yang lebih tingkatannya dibandingkan makanan yang lainnya, tetapi tujuannya sama yaitu mengenyangkan, dan ada pakaian yang lebih tingkatannya dibandingkan pakaian yang lainnya, tetapi tujuannya sama, yaitu menutupi aurat pada tubuh, dan hidup ini hanya hari-hari yang sementara yang semua dari kita akan dikembalikan kepada Allah Ta'ala dan dimintai pertanggung jawaban di hadapan-Nya

Setelah membaca perkataan ini, penulis teringat beberapa hal:

Selengkapnya...

Terbukti, Allah Ta’ala Tidak Akan Pernah Menyengsarakan Hamba-Nya yang Bertakwa

Tepat setelah Ramadhan ada seorang yang bercerita kepada penulis: “Ramadhan tahun ini saya berpuasa, tidak seperti tahun lalu sibuk kerja akhirnya tidak puasa dan shalat, saya ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, saya relakan untuk berhenti kerja, karena pekerjaan tersebut membuat saya tidak shalat, tidak puasa, tidak dekat dengan Allah Ta’ala, saya ingin lebih berbakti kepada orangtua, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu membangkang, menganggap remeh perkataan orangtua, Alhamdulillah…Allah memberi petunjuk bisa mengisi Ramadhan dengan lebih beribadah, dan bakti kepada kedua orangtua, lebih mengetahui hakikat kehidupan dunia, meskipun ada sesuatu yang mengganjal di dalam hati…”akankah saya mendapat pekerjaan?!”, ternyata setelah Ramadhan berlalu, jangankan mencari pekerjaan, bahkan saya ditawari…, bahkan dua pekerjaan sekaligus!! He he he, sampai bingung memilihnya…Alhamdulillah… semoga iman ini bisa istiqamah sampai ajal menjemput.”
Setelah mendengar cerita tersebut, saya teringat beberapa hal, semoga bermanfaat terutama bagi penulis dan juga saudara-saudaraku kaum muslim…

Selengkapnya...

Ramadhan Bulan Memperbanyak Bacaan Al Quran

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين, أما بعد:

Para ulama  menyatakan bahwa Ramadhan bulan membaca Al Quran, hal ini disebabkan beberapa sebab, diantaranya:

Allah Ta’ala berfirman:

{شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ } [البقرة: 185]

Artinya: “Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)”. QS. Al Baqarah: 185.

Dan tidak ada keraguan bahwa Allah Ta’ala telah menurunkan Al Quran pada Lailatul Qadar

{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ } [القدر: 1]

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan”. QS. Al Qadar: 1.
Dan malam ini adalah malam yang penuh berkah, Allah Ta’ala berfirman:

{ إِنَّا أَنزلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ }

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunnya (Al Quran) pada malam yang penuh berkah”. QS. Ad Dukhan: 3.

Dan tanpa keraguan malam Qadar yang penuh berkah ini terdapat di Bulan Ramadhan.

عَنْ عَائِشَةَ - رضى الله عنها - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ « تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ » .

Artinya: “Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan”. HR. Bukhari dan Muslim.


Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung