Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Mengingat Bahwa Setiap Perkataan Dimintai Pertanggung Jawaban – Tips Menjaga Lisan (bag. 03)

بسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Salah satu cara menjaga lisan adalah;

3. Mengingat Bahwa Setiap Perkataan Dimintai Pertanggung Jawaban

Mengingat bahwa apapun yang terucap dari lisan kita akan dicatat oleh para malaikat dan kelak dimintai pertanggung jawab oleh Allah Ta’ala. Jadi, jagalah lisan agar mudah mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah Ta’ala.

Selengkapnya...

Diam Kecuali Berkata Baik - Tips Menjaga Lisan (bag. 02)

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Diantara hal yang dapat menjaga lisan dari penyakit-penyakitnya adalah;

2. Membiasakan diam kecuali untuk perkataan yang mengandung kebaikan dan manfaat

Mari kita lihat dalil dari hadits-hadits dan penjelasan ulama tentang hal tersebut:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - « مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ » .

Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau hendaklah ia diam.” HR. Bukhari.

Selengkapnya...

Berdzikir kepada Allah - Tips Menjaga Lisan (bag. 01)

بسم اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Menjaga lisan termasuk amalan yang diperintahkan dan agung dalam Islam, coba perhatikan dalil dari Al Quran dan Sunnah serta perkataan para ulama salaf berikut:

Allah Ta’ala berfirman:

{ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ }

Artinya: “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” QS. Qaaf:18.

Selengkapnya...

Malunya Jadi Pendusta

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Semua muslim insyaAllah sudah mengetahui bahwa Islam sangat mengharamkan berbohong atau berdusta, bahkan ia dikategorikan dosa besar.

Naah, ada cerita memalukan disebabkan karena berdusta dan berbohong,

Selengkapnya...

Antara Ingin Bertemu dengan Allah Ta’ala dan Ingin Masih Hidup

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Ketika membaca hadits:

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّ نَبِىَّ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ ».

Artinya: “Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang mencintai bertemu dengan Allah niscaya Allah mencintai bertemu dengan-Nya dan barangsiapa yang membenci bertemu dengan Allah niscaya Allah membenci bertemu dengannya.” HR. BUkhari dan Muslim.

Rasanya ingin, ingin, ingin sekali bertemu dengan Allah Ta’ala,

Selengkapnya...

Jawaban Langsung dari Allah Ta’ala bagi yang masih Belum Bertobat-tobat juga

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Tulisan ini saya tujukan pertama kali kepada diri saya pribadi dan seluruh saudara seiman…

Tulisan ini saya tujukan kepaada siapa saja yang terjerumus ke dalam maksiat bahkan AKHIRNYA KEBIASAAN KEMUDIAN KECANDUAN.

Tulisan ini saya tujukan kepada siapa saja yang masih melakukan kesyirikan dalam segala bentuknya, yang masih melakukan maksiat dan dosa terutama dosa besar; membunuh, berbuat sihir, meninggalkan shalat dengan sengaja tanpa uzdur, tidak membayar zakat, durhaka kepada kedua orangtua, makan harta riba, sengaja tidak berpuasa Ramadhan tanpa uzdur, minum khamr, judi, berzina, homoseksual, korupsi dan lain-lainnya.

Selengkapnya...

RAHASIA DOA YANG SERING DIBACA SYEIKH ABDURRAZZAQ hafizhahullah DALAM SETIAP CERAMAH

 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:

Saudaraku seiman…

Bagi yang memperhatikan ceramah-ceramah yang disampaikan oleh Syeikh Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al ‘Abbad Al Badr hafizhahullah, senantiasa akan mendengar baik di awal atau di akhir ceramah, beliau menyebutkan doa-doa dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan diantara doa yang beliau sebutkan adalah:

Selengkapnya...

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung