Dakwah Sunnah | Kajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah

Artikel DS

KETIKA SEORANG MUSLIMAH MEMINTA NASIHAT ATAS SUAMI YANG INGIN POLIGAMI

Seorang wanita muslimah bertanya dengan santun kepada saya:
"Assalamualaikum ustad, mohon nasehat kesabaran untuk wanita yang suaminya akan menikah lagi, syukron."

Saya menjawab:
Wa'alaikmus salaam warahmatullahi wabarakaatuh, nasehat saya:
Wahai saudariku muslimah;
- Bersabarlah karena Syariat Poligami adalah syariat Allah Taala, dan Allah yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana dan Maha Pengasih tidak mungkin dengan syariatnya menghancurkan sebuah keluarga.
- Bersabarlah karena manusia paling termulia dan paling penyayang Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam melakukan poligami.
- Bersabarlah, sebagaimana wanita-wanita mulia para shahabat nabi yang perempuan radhiyallahu 'anhunna bersabar.
- Bersabarlah, karena Allah akan memberikan pahala atas kesedihanmu tatkala harus membagi cintamu dengan wanita lain, karena segala ujian yang dihadapi dengan kesabaran akan berbuah pahala.
- Bersabarlah, karena Allah tidak akan menguji lebih dari kemampuan seseorang.
- Bersabarlah, karena mungkin sesuatu yang kamu benci akan mendatangkan kebaikan yang penuh dengan berkah.
Wallahu a'lam bish showab.

Maka si wanita muslimah menjawab dengan penuh keimanan:
"Syukron ustad, mohon doa untuk saya tetap istiqomah berbakti ke suami dengan ikhlas demi taat pada syariat Allah."

Saya menjawab: "Semoga keluarga ibu berkah dunia akhirat."

SEMOGA PERCAKAPAN INI BERMANFAAT.

Senin, 16 Jumadal Ula 1438H, Banjarmasin
ditulis oleh Ahmad Zainuddin Al Banjary

Lebih Baik Dari Unta Merah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَوَاللَّهِ لأَنْ يُهْدَى بِكَ رَجُلٌ وَاحِدٌ خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.”

Lebih Baik Dari Unta Merah (2)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَوَاللَّهِ لأَنْ يُهْدَى بِكَ رَجُلٌ وَاحِدٌ خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.”

Kuburan dan Masjid.

Kebiasaan buruk di tengah-tengah masyarakat muslim adalah menguburkan jenazah di sekitar tanah masjid tanpa batasan dengan masjid, terutama di arah kiblat. PADAHAL DI DALAM ISLAM TIDAK AKAN TERKUMPUL MASJID DAN KUBURAN.
وقال ابن القيم : «لا يجتمع في دين الإسلام قبر ومسجد، بل أيُّها طرأ على الآخر مُنع منه وكان الحكم للسابق». [زاد المعاد 3/572].
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah: "Tidak terkumpul di dalam agama Islam Kuburan dan Masjid, tetapi mana yang datang atas selainnya, maka dilarang darinya, dan ketetapan dimiliki oleh yang lebih dahulu." lihat kitab Zaadul Ma'ad, 3/572.

KAJIAN TAFSIR AS SA'DI SURAT ALI IMRAN AYAT 9

kandungan:
- Doa orang yang mendalam ilmu agamanya tatkala mendapati perkara syubhat
- Sifat orang yang mendalam ilmu agamanya adalah selalu ingat kehidupan akhirat tatkala tergiur dengan dunia yang menyebabkan malas beribadah.
- Sifat orang yang mendalam ilmu agamnya bukanlah dengan banyaknya hafalan, atau referensi tetapi dengan ilmu yang diamalkan.
- Pokok kebaikan adalah hati yang baik dan semangat beramal ibadah sebagai bekal untuk kehidupan akhirat.

KAJIAN TAFSIR AS SA'DI SURAT ALI IMRAN AYAT 9

kandungan:
- Doa orang yang mendalam ilmu agamanya tatkala mendapati perkara syubhat
- Sifat orang yang mendalam ilmu agamanya adalah selalu ingat kehidupan akhirat tatkala tergiur dengan dunia yang menyebabkan malas beribadah.
- Sifat orang yang mendalam ilmu agamnya bukanlah dengan banyaknya hafalan, atau referensi tetapi dengan ilmu yang diamalkan.
- Pokok kebaikan adalah hati yang baik dan semangat beramal ibadah sebagai bekal untuk kehidupan akhirat.

Terkadang khusyu' sekali rasanya...

Terkadang Manis dan Lezatnya bermunajat dan beribadah kepada Allah Ta'ala justru tatkala mendapat kesempitan, kesulitan dan ujian hidup.

Terkadang khusyu' sekali rasanya...

Indah sekali DIRASA HATI saat-saat itu...

BAHKAN LEBIH INDAH DARI KEMILAUNYA DUNIA!!!

Maka BERSABARLAH BAHKAN KALAU BISA BERSYUKURLAH TATKALA KESEMPITAN, KESULITAN DAN UJIAN ITU.
مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. QS. At Taghabun: 11.

Ditulis oleh Ahmad Zainuddin Al Banjary

 

Kajian Streaming

Langganan Artikel

Masukan Alamat Email Anda:

Delivered by FeedBurner

Pengunjung